JURNAL YUOKY

Beranda » Kisah Inspirasi » Sifat kepiting…

Sifat kepiting…

Saat menjelang malam hari di tepi pantai, terlihat para nelayan

melakukan kegiatan, yakni menangkap kepiting yang biasanya keluar dari

sarang mereka di malam hari. Kepiting-kepiting yang ditangkap oleh

nelayan, sebagian kecil akan menjadi lauk santapan sekeluarga, sebagian

besar akan di bawa ke pengumpul atau langsung ke pasar untuk di jual.

 

Para nelayan itu memasukkan semua kepiting hasil tangkapan mereka ke

dalam baskom terbuka. Menariknya, baskom tersebut tidak perlu diberi

penutup untuk mencegah kepiting meloloskan diri dari situ. Ada yang

menarik dari tingkah laku kepiting-kepiting yang tertangkap itu. Mereka

sekuat tenaga selalu berusaha keluar dengan menggunakan capit-capitnya

yang kuat, tetapi jika ada seekor kepiting yang nyaris meloloskan diri

keluar dari baskom, teman-temannya pasti akan berusaha keras menarik

kembali ke dasar baskom. Begitulah seterusnya, sehingga akhirnya tidak

ada seekor kepiting pun yang berhasil kabur dari baskom. Sebab itulah

para nelayan tidak membutuhkan penutup untuk mencegah kepiting keluar

dari baskom. Dan kemudian mati hidupnya si kepiting pun ditentukan

keesokan harinya oleh si nelayan.

 

Sungguh menarik kisah dari sifat kepiting tadi, mengingatkan kita pada

kehidupan manusia. Kadang tanpa disadari, manusia bertingkah laku

seperti kepiting di dalam baskom. Saat ada seorang teman berhasil

mendaki ke atas atau berhasil mencapai sebuah prestasi, yang seharusnya

kita ikut berbahagia dengan keberhasilan itu, tetapi tanpa sadar, kita

justru merasa iri, dengki, marah, tidak senang, atau malahan berusaha

menarik atau menjatuhkan kembali ke bawah. Apalagi dalam bisnis atau

bidang lain yang mengandung unsur kompetisi, sifat iri, tidak mau kalah

akan semakin nyata dan bila tidak segera kita sadari, kita telah menjadi

monster, mahluk yang menakutkan yang akhirnya akan membunuh hati nurani

kita sendiri.

 

Gelagat manusia yang mempunyai sifat seperti halnya sifat kepiting yaitu:

  1. Selalu sibuk merintangi orang lain yang akan menuju sukses sehingga lupa berusaha untuk memajukan diri sendiri.
  2. Selalu mencari dan menyalahkan pihak di luar dirinya 

Pembaca yang berbahagia.

Tidak perlu cemas dengan keberhasilan orang lain, tidak perlu ada

menyimpan iri hati apalagi tindakan yang bermaksud menghalangi teman

atau orang lain agar mereka tidak maju. Buang pikiran negatif seperti

itu!

 

Karena sesungguhnya, di dalam persaingan bisnis atau persaingan di

bidang apa pun, tidak peduli berakhir dengan kemenangan atau kekalahan,

masing-masing dari kita mempunyai hak untuk sukses!

 

Success is our right! Jika kita bisa menyadari bahwa Success is our

right, sukses adalah hak kita semua!, maka secara konsekuen kita bisa

menghargai setiap keberhasilan orang lain, bahkan selalu siap membantu

orang lain untuk mencapai kesuksesannya. Untuk itu, dari pada mempunyai

niat menghalangi atau menjatuhkan orang lain, jauh lebih penting adalah

kita siap berjuang dan sejauh mana kita sendiri mengembangkan kemampuan

dan potensi kita seutuhnya. Sehingga hasil yang akan kita capaipun akan

maksimal dan membanggakan!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: